Konvoi Ulat Bulu Menyeberang Jalan

Aneh tapi nyata. 136 ulat membuat garis tunggal dan menggeliat di atas jalan, dihubungkan oleh sebuah benang sutera tipis yang mengatur jalur mereka. Dan keselamatan mereka terjamin oleh pengendara mobil, yang berhenti selama 20 menit menunggu konvoi ulat bulu selesai menyeberang.

Tontonan itu berhasil ditangkap kamera oleh wisatawan Inggris Jamie Rooney, yang mengunjungi Taman Nasional Kruger yang terkenal di Afrika Selatan. Jamie, dari High Wycombe, Bucks, berada di Jeep penuh wisatawan ketika sopir mereka membanting rem hanya beberapa inci dari konvoi ulat yang berjalan merangkak itu.

Jamie, 38, yang bekerja di situs penjualan, mengatakan: “Ini adalah suatu pemandangan yang luar biasa. Kami mengemudi di Kruger National Park untuk safari, ketika tiba-tiba sopir berteriak dan menginjak rem-nya.Dia berhasil berhenti tepat pada waktunya di depan konvoi ulat bulu ini, yang membentang di seberang jalan.”

Konservasi adalah kesepakatan besar di Afrika Selatan yang isinya jika ada makhluk hidup di jalan Anda harus menunggu dengan sabar sampai mereka lewat dengan selamat di seberang. “Kami keluar untuk melihat lebih dekat sebanyak 136 ulat berkonvoi, semua bergerak bersama-sama melintasi rel.

“Mereka mengikuti benang sutra yang sangat tipis di tanah dan perlu waktu sekitar 20 menit untuk sampai di seberang jalan dengan aman.” “kami belum pernah melihatnya sebelumnya, tapi ia mendengar tentang hal itu dan menjelaskan bahwa mereka bermigrasi ke dalam semak semak di mana mereka akan bubar.”

Ini seperti migrasi massal hewan besar seperti rusa kutub, tetapi pada skala yang berbeda dan lebih lambat. Ketika mereka tiba di hutan, mereka berubah menjadi kepompong lalu kupu-kupu. “Ini suatu pemandangan yang Langka, ini adalah kegembiraan mutlak untuk menonton dan pengalaman besar untuk bisa turun dekat dan melihat mereka. “

Kisah Inspiratif - Kisah Cinta Seorang Ayah Bisu Kepada Anaknya

Baiklah, ini merupakan postingan pertama saya. Disini saya akan membagikan sebuah kisah yang menurut saya sendiri sangat menyentuh. Kenapa?? ya coba ajja temen temen tonton ntar. Sebuah kisah yang mungkin dapat sejenak mengingatkan kita akan besarnya cinta orang tua kepada anaknya, walaupun mungkin kita sebagai anak sering lupa dengan keadaan orang tua kita sekarang yang sejak dahulu telah mengorbankan segalanya, untuk membuat kita selalu tersenyum dan bahagia.

Kisah inspiratif ini dibuat oleh sebuah perusahaan asuransi di Thailand. Berikut ini videonya, semoga bisa membuat kita selalu ingat dengan kedua orang tua yang selalu mencintai kita selamanya.

sumber

Ajaran Sesat Yang Membuat Umat Bunuh Diri Massal Pada Tahun 1978

Didirikan pada akhir tahun 1970-an, di bawah kepemimpinan Jim Jones, aliran pemujaan ini hidup menyendiri terpisah dari dunia di sebuah hutan di Amerika Selatan. Menyusul adanya sejumlah keluhan, pada tahun 1978, anggota kongres Amerika, Leo Ryan, mengunjungi wilayah Jonestown dalam misi pencari fakta. Ketika Ryan akan meninggalkan Jonestown, delapan belas anggota aliran pemujaan yang ingin meninggalkan aliran pemujaan itu mencoba ikut menyertainya, yang sekaligus menjadi awal kerusuhan terjadi. Anggota aliran pemujaan melepaskan tembakan kepada mereka yang mencoba meninggalkan aliran pemujaan itu.

Anggota kongres Ryan, tiga orang wartawan, dan seorang anggota aliran pemujaan yang mencoba lari, terbunuh. Sebelas orang terluka. Beberapa jam setelah kejadian, pemimpin aliran pemujaan memerintahkan anggota-anggotanya untuk melakukan bunuh diri massal dengan meminum potasium sianida. Anak-anak meninggal lebih dulu, bayi dibunuh dengan racun yang dimasukkan ke mulut dengan sedotan. Setelah itu, lebih dari sembilan ratus orang, termasuk anak-anak, meracuni diri mereka sendiri.