Video: Pelatih Sepakbola Ditelanjangi Fans Saat Jumpa Pers

Video: Pelatih Sepakbola Ditelanjangi Fans Saat Jumpa Pers - Malang benar nasib Ivaylo Petev. Pelatih baru Levski Sofia itu ditelanjangi fans klub yang dilatihnya saat berbicara dalam jumpa pers pertamanya sebagai pelatih baru.

Petev, berusia 38 tahun, menandatangani kontrak sebagai pelatih baru Levski pada Selasa (8/10/13). Pada Rabu, Petev menggelar jumpa pers soal karir barunya.

Acara tersebut semula berjalan lancar. Ia sempat melayani permintaan wartawan yang hadir untuk berpose sambil membentangkan syal klub asal Bulgaria itu. Namun saat mulai berbicara, sekitar empat hingga lima fans, beberapa berbadan gempal, masuk.

Mereka dengan santainya berjalan ke belakang Ivaylo Petev dan menariknya berdiri dari kursi. Tidak tampak adanya petugas keamanan di sana. Fans kemudian memaksa sang pelatih meninggalkan ruang jumpa pers sambil melucuti satu persatu jaket dan kaos yang dikenakan Petev.

Suasana di ruangan dengan luas sekitar 6x5 meter itu mendadak mencekam. Fans tersebut berteriak-teriak. "Kau tidak terima di sini. Pergi dari sini. Levski tidak akan kau latih!" begitu suara para fans.

Tak ada yang berani bertindak saat pelatih muda tersebut dipermalukan di depan umum, termasuk presiden klub, Nasko Sirakov, yang mendampingi.

Kedatangan Petev seharusnya disambut gembira, ia merupakan pelatih Bulgaria paling sukses saat ini. Selama dua musim terakhir, ia berhasil mengantarkan Ludogorets meraih dua gelar liga beruntun. Namun itu semua tak sanggup menutupi kebencian fans fanatik Levski, yang amarahnya sudah berkobar gara-gara rumor.

Berikut Video Ivaylo Petev, Pelatih Sepakbola Ditelanjangi Fans Saat Jumpa Pers:

Salah satu media di Bulgaria mengutip perkataan mantan gelandang Litex Lovech itu, bahwa ia merupakan fans CSKA Sofia, rival sekota Levski.

Kamis (10/10/13), Petev memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan barunya yang baru berumur dua hari.

“Apa yang terjadi kemarin benar-benar buruk dan saya tak mau bekerja di lingkungan semacam itu,” kata Petev seperti dikutip dari The Guardian.

“Saya tak pernah mengatakan itu. Saya tak pernah punya simpati terhadap klub lain di Sofia,” katanya mengonfirmasi berita yang beredar.

Sebelumnya, pemilik klub Todor Batkov mengecam aksi tersebut sebagai aksi yang memalukan, aib bagi klubnya. Sang pemilik juga mengutarakan dukungannya kepada Petev. Namun sepertinya hal itu tak cukup bagi Petev, yang sudah mantap mundur.

“Saya mempertimbangkan banyak hal dan saya juga berunding dengan keluarga saya. Saya ingin bekerja di Levski tetapi saya tidak menduga hal semacam itu bisa terjadi di abad 21 ini. Ini adalah hal yang abnormal. Saya bukan kriminal, saya bukan maling, tetapi kemarin saya merasa tepat seperti itu,” ia mengakhiri.

Petev menjadi pelatih keempat Levski, yang saat ini tampil di fase kedua kompetisi level tertinggi Bulgaria.


Sumber. beritaonline.web.id

Post a Comment